
Puji Tuhan..., krn Tuhan mempercayakan pelayanan sebagai pembina remaja di gerejaku. Aku bersyukur memiliki adik-adik remaja yg selalu mendukungku dlm pelayanan. Ada banyak hal yg kudapat saat aku menjadi pembina mereka selama beberapa tahun.
Mereka adik-adik remaja yang antusias di dalam Tuhan....
Remaja-remaja yg rela memberikan waktu, tenaga, bahkan uang jajannya untuk membantu pelayanan.
Main basket bareng..., main musik bareng....
Thn 2001 aku punya pelayanan di tempat lain, di daerah Kavling lama Batu aji.
Orang tua dari anak-anak remaja di daerah itu meminta team kami untuk membina anak-anak mereka, karena kondisi anak-anak mereka yg masih SMP, sudah pada merokok, main judi bahkan ugal-ugalan.
Kami bersedia memberikan pelayanan bagi anak-anak di daerah itu...
Pernah suatu kali, saat aku mo pergi pelayanan, janjian ngumpul di gereja, jadi aku naik taxi dari tempat kost ku jam 7 malam.
Tau sendiri taxi di jkt, taxinya rame-rame. Jadi bukan kt aja yg ada di dalam taxi itu, tapi org lain yg jg satu arah dgn kita.
Waktu aku sampai di komplek ruko di gerejaku, saat mau turun dari taxi, tiba-tiba pintunya gak bisa dibuka. Di mobil itu ada 4 org, sopir, 1 org pria disamping sopir, dan 1 org pria disampingku duduk dibelakang.
Saat pintu itu gak bisa dibuka, ak minta tolong sama pria yg ada disamping sopir agar dia keluar dan membukakan pintuku dari luar, krn aku duduk tepat dibelakangnya..., tapi dia hanya dia, gak bilang "ya" atau "tidak". Pria yg disampingku menawarnkan bantuan, diapun menempelkan tubuhnya ke tubuhku dan mencoba membukakan pintu dari tempat duduknya yaitu disampingku..
ternyata tetap jg gak bisa.., akhirnya aku bilang "mas..., lepasin aja, biar saya coba lagi, sebelum mencoba saya menyebutkan 'Dalam nama Yesus' kencang-kencang", ternyata tidak bisa dibuka, tp pd saat ak selesai menyebut "Dalam nama Yesus", aku melihat tangan pria yg ada disampingku, sudah masuk ke dalam tas ku yg besar.... Aku shock..., lemas.., kalo aku marahin, mrk ada 3 org, bisa aja aku langung dibawa lari, dirampok dan diperkosa. Tapi aku gak bisa tahan dan langsung bilang "mas.., tolong tangannya!!", akhirnya dia mengeluarkan tangannya, jantungku mau lepas sambil terus berdoa, pria yg disampingku menyuruh sopir taxi itu utk membukakan pintu. Sopir taxi keluar, dan membukakan pintuku dari luar, dan akupun bisa keluar....
Sambil berjalan menuju ruko gereja, aku menangis..., tapi ucapan syukur terus keluar dari mulutku karen pria-pria itu tidak membawaku kabur, aku berpikir bahwa uang ditasku udah diambil sama pria yg disampingku.
Sesampainya di gereja, aku langsung memeriksa isi tasku..., Praise God...Allah kita luar biasa..., uangku masih utuh..., uang kost bahkan uang kas anak-anak remaja Batu aji masih ada di tas ku...
Yesus ajaib...., Dia bela anak-anakNya...,
Dia cover aku..., jika Tuhan dipihakku siapakah lawanku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar